SMKN 1 Kota Serang Memaksimalkan Kesempatan dalam Uji Coba Instrumen Akademik Tahap 1

Foto untuk : SMKN 1 Kota Serang Memaksimalkan Kesempatan dalam Uji Coba Instrumen Akademik Tahap 1

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek) melalui Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bermaksud melaksanakan kegiatan Uji Coba Instrumen Akademik Tahap 1 tahun 2022. Uji coba bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik SMA/SMK kelas XI. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 s.d. 10 Maret 2022 untuk sekolah sasaran seluruh Indonesia yang telah ditentukan oleh pusat sebagai sampel.

Di Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan uji coba instrumen akademik mulai hari ini, Rabu (09/03/2022) sampai dengan Kamis (10/03/2022). Kepengawasan dalam pelaksanaan uji coba dilakukan oleh mahasiswa dari perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Kemendikbud. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa sekolah sasaran di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

Dari Kota/kabupaten tersebut, terdapat 30 sekolah sasaran (sampel) yang ditunjuk melaksanakan uji coba. Dengan rincian 15 (lima belas) sekolah di Kota Serang dan 15 (lima belas) sekolah di Kabupaten Serang. Salah satu dari 15 sekolah di Kota Serang yang mengikuti uji coba termasuk SMKN 1 Kota Serang.

Pelaksanaan uji coba instrumen akademik di SMK Negeri 1 Kota Serang berlangsung lancar dan tertib dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 90 orang dari kelas XI. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, setiap harinya akan diikuti oleh 15 peserta yang terbagi dalam tiga sesi dimana jumlah peserta pada masing-masing sesi sebanyak 15 orang.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Serang, Maksudi Zen Muttaqin, M.Pd., mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan oleh pusat untuk melaksanakan uji coba instrumen akademik yang akan diterapkan oleh pusat.

“Adanya uji coba ini kami sangat bersyukur artinya pihak sekolah mempunyai bayangan dengan soal-soal yang ada terutama yang berhubungan dengan akademik atau kognitif” ungkapnya.

 

Lebih lanjut Kepsek menjelaskan bahwa dengan mengikuti uji coba ini sekolah mendapatkan kesempatan mengetahui gambaran awal yang lebih jelas terkait dengan soal-soal uji akademik. Dengan demikian, sekolah memiliki bekal persiapan yang matang untuk menghadapi Asesmen Nasional tahun ini. Mengingat bentuk soal dalam asesmen ini bersifat analisis yang mengutamakan penguasaan kompetensi bukan konten maka perlu persiapan yang maksimal.

“Butuh persiapan anak-anak kita untuk menyongsong pelaksanaan berikutnya dan mudah-mudahan kita semua tetap sehat sehingga pelaksanaan kedepannya aman dan lancar” pungkas Kepsek.

Poin penting dalam pelaksanaan uji coba instrumen akademik ini adalah untuk mengukur dan menilai kelayakan soal-soal yang akan digunakan oleh Pusat. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menguji kesiapan secara teknis sehubungan dengan infrastruktur jaringan dan sarana prasarana pendukung lainnya.